Sabtu, 26 Mei 2012

7 PSK Dan 1 Lelaki Terjaring Ops Pekat Gabungan Di Dua Lokasi


Dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Ops Pekat) yang dilakukan oleh Polres bersama Satpol PP Tuban kembali menjaring 7 Pekerja Seks Komersial (PSK) dan seorang lelaki saat razia yang diadakan di kawasan Gandul dan Ndasen, Selasa (22/05/2012).
Saat operasi gabungan menjaring dilokalisai Gandul dan Wonorejo, Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Tuban, sedikitnya 6 PSK terjaring dari berbagai kamar dan rumah.
Termasuk Yulanik (46) warga Dusun Pakah, Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Tuban. Wanita asal Probolinggo, yang sudah menjadi penduduk Tuban ini mengaku dalam sekali kencan cukup dengan tarif  Rp.50.000 untuk setiap melayani langgananya. “saya tarifnya Rp.50.000 pak,  untuk sekali main,” ungkapnya.
Adapun selain ibu 2 anak tersebut, juga terjaring teman senasibnya antara lain, Sinta (22) warga Desa Sumber, Kecamatan Kota Probolinggo, Dewi Nur Pilasari (22) warga Desa Selang, Kecamatan Selang,  Magelang, Sulastri (33) warga Desa Senol, Kecamatan Kota Nganjuk, Nganjuk, Nurul jannah (34) warga Kabupaten Jember dan Nursiti (34) warga Desa Ngasimo, Kecamatan Ngasimo, Jombang.
Sedangkan lelaki hidung belang yang ikut terjaring dalan razia yang dilakukan sejak pukul  14.00 WIB ini, bernama Kento warga Dusun Kedu, Kecamatan Kedu, Temanggung, dia mengaku saat ada razia, bahwa dirinya hanya membeli makanan dan minuman didalam warung tersebut. “saya tadi hanya berniat membeli makanan dan rokok pak,” dalihnya.
Adapun untuk Ops Pekat  gabungan yang dilakukan sedikitnya 24 anggota gabungan dari Kepolisian dan Satpol PP ini juga menyisir kawasan Dasen, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Tuban.
Dari hasil penyisiran tersebut, didapati 1 PSK yang yang saat penangkapan masih dalam keadaan tidur dikamar yang biasa di gunakan oleh PSK itu untuk melayani tamu. Diduga PSK yang bernama Muniroh (24) warga Desa Wiradesa, Kecamatan kajen, Jawa Tengah ini tertidur setelah melayani tamunya.
Saat dikonfirmasi terkait Ops Pekat di lapangan, Kasat Sabhara Polres Tuban, AKP Yani Susilo, menjelaskan bahwa dalam Ops Pekat ini telah terjaring 7 PSK dan 1 lelaki. Selanjutnya para PSK ini akan dikenai  Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dan akan diserahkan pada Dinas Sosial Kabupaten Tuban untuk mendapatkan pembinanaan secara baik.
“setelah terjaring,  para PSk ini kan dikirim ke Kediri oleh Dinas Sosial untuk ditempatkan di Rehabilitasi selama 6 bulan,’ tuturnya.
Diluar itu Kabag Ops Polres Tuban juga menambahkan bahwa dalam Ops Pekat ini akan selalu digalakkan hingga besok tanggal 21 Mei 2012 mendatang.
“sejak  tanggal 23 April 2012 kami sudah memulai Ops Pekat ini, dan akan terus dilakukan hingga nanti tanggal 21 mei tahun 2012,” pungkasnya.
Foto : Sejumlah wanita dan seorang pria yang diamankan petugas

0 Komentar:

Posting Komentar