Minggu, 19 Februari 2012

Mantan Kades Nguruan Periode 1973-1998 Meninggal Dunia



Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un انّا للہ و انّا الیہ راجعون ).
"Sesungguhnya kita milik Allah, dan kepada Allah jualah kita kembali".

Telah meninggal dunia H.M. Zaeni, pada hari Minggu Pon, 19 Februari 2012 jam 4 pagi. Semasa hidupnya almarhumah pernah menjadi Kepala Desa Nguruan periode 1973-1998,  beliau adalah sosok seorang pemimpin yang mempunyai karisma dan berwibawa di mata masyarakat desa Nguruan. 

Selain pernah menjabat sebagai Kepala Desa Nguruan kurang lebih selama 25 tahun, beliau terkenal sebagai pengusaha dan pengrajang tembakau yang sudah terkenal di karisidenan Bojonegoro. "Beliau adalah sosok sentral dalam pemerintahan desa Nguruan, dan sayang terhadap anak yatim serta masyarakatnya, setiap tahun beliau selalu membagi zakat kepada seluruh warga desa Nguruan, hal ini mencerminkan tingkat kekayaan beliau sebagai seorang yang kaya harta juga kaya hati (dermawan) di desa Nguruan", kenang Mbah Matniti salah satu sesepuh desa / tokoh masyarakat desa Nguruan.

Demikian sekilas singkat biografi almarhum H.M. Zaeni, tak lupa penulis mohon doa dari rekan-rekan sekalian khususnya seluruh warga masyarakat desa Nguruan agar arwah almarhumah dan segala amal ibadahnya diterima oleh Allah Swt. dan dosa-dosanya diampuni oleh Allah Swt. serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Amin ya robbal alamin.

Selamat jalan Mbah H.M. Zaeni.....
Doa kami senantiasa menyertaimu.....
»»  Baca Selanjutnya...

Sabtu, 18 Februari 2012

Bupati Sindir Minimnya Kontribusi Perusahaan di Bidang Olahraga


Bupati memberikan sambutan dalam acara pelatikan pengurus KONI Tuban

TUBAN (jurnalberita.com) – Bupati Tuban Fatkhul Huda melontarkan kritik dan sindiran pada perusahaan dan industri yang berdiri dan beroperasi di Tuban, yang dinilainya tidak transparan dalam pengelolaan dana corporate sosial responsibility (CSR).
“Selama saya menjabat menjadi Bupati, saya sudah bisa melihat banyaknya perusahaan yang tidak terbuka mengenai dana CSR, sehinga kontribusi terhadap Pemkab belum bisa dinilai sama sekali,” sindir Bupati dihadapan sejumlah undangan saat memberi sambutan pada pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tuban periode 2011-2015, di gedung Korpri di Komplek Pendopo Krido Manunggal Tuban, Rabu (18/1/12)..
Diungkapkannya, selama ia memimpin Tuban, beberapa perusahaan ternama yang berdiri di Kabupaten Tuban seperti TPPI, PLTU, JOB-PPEJ, Semen Holcim serta perusahaan besar lainnya, tak pernah terbuka dalam penyaluran dana CSR. “Jangankan terbuka, kelihatan batang hidungnya saja tidak,” kata Bupati dengan nada tinggi.
Menurutnya, pihaknya tidak akan intervensi terhadap pengelolaan dana CSR perusahaan tersebut, tapi semestinya perusahaan itu mampu memberi kontribusi yang jelas terhadap pembangunan Tuban, terlebih pada bidang pemuda dan olahraga.
Bupati meminta agar pengurus KONI yang baru dilantik mencari tambahan dana dari sponsor atau pihak ketiga, walaupun anggarannya sudah dinaikkan hingga 300 persen dari tahun sebelumnya.
“Pengurus KONI harus bisa melakukan lobi kepada perusahaan-perusahaan itu untuk pengembangan olahraga di Tuban. Ajak Ketua Bapeda maupun Dinas Lingkungan dan Pertambangan membicarakan masalah ini,” tegasnya.
Menyinggung prestasi atlet Tuban, menurutnya, tidak terlalu jelek. Banyak banyak atlet asal Tuban yang memiliki prestasi bagus, baik tingkat Regional maupun Nasional. Bahkan, posisi prestasi olahraga Tuban sejak tiga tahun terakhir terus mengalami peningkatan.
“Prestasi ini harus terus ditingkatkan, jangan sampai anjlok karena fasilitas dan anggarannya sudah dinaikkan 300 persen. Tahun lalu anggaran KONI Rp 1,2 miliar, tahun ini Rp 4,3 miliar,” kata mantan Ketua NU Cabang Tuban ini.
Prestasi olahraga di tingkat nasional, jelas Bupati, bakal memberikan dampak perkembangan pada Kabupaten Tuban. Ia memberikan contoh, bila pada dekade 90-an, Kabupaten Lamongan sangat jauh tertinggal dengan Tuban. Tapi, kini justru Tuban yang tertinggal dengan Lamongan. “Itu salah satu dampak prestasi olahraganya, utamanya sepak bola,” ungkap Fathul Huda.
Pengurus KONI Tuban 2011-2015 yang dilantik adalah Lilik Soehardjono sebagai Ketua, Sekretaris dijabat Budiwiyana dan Bendahara Khozanah Hidayati. Pengurus harian itu masing-masing dibantu wakil ketua, wakil sekretaris dan wakil bendahara dengan dibantu 10 bidang kepengurusan. 
»»  Baca Selanjutnya...

Persatu Dapat Dukungan Penuh Bupati

Dalam laga lanjutan Divisi II PSSI  di Stadion Lokajaya Tuban pada hari Jum’at tanggal 17 Februari 2012, Tim PERSATU Tuban berhasil menundukkan lawannya PSIL Lumajang dengan skor 2-0. dan dengan kemenangan ini Tim PERSATU berhasil menjadi juara grup XI kompetisi Divisi II PSSI.

Sukacita kemenangan bukan hanya karena berhasil mengalahkan PSIL tapi juga karena para Ronggomania yang memenuhi Stadion Lokajaya Tuban merasa senang dengan kehadiran Bupati Tuban H. Fathul Huda di tengah-tengah mereka untuk mendukung penuh Tim Kebanggaan rakyat Tuban para Laskar Ronggolawe PERSATU Tuban.

Dalam kesempatan yang lain Bupati selalu mengingatkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tuban mendukung penuh dunia olahraga sebagai sarana prestasi dan sportifitas, salah satu dukungan pemerintah adalah dengan segera di bangun Sport Centre dan perbaikan sarana olahraga yang sudah ada baik di Kota Tuban atau yang ada di kecamatan secara bertahap untuk menemukan bibit-bibit baru dibidang olahraga, bukan hanya sepakbola tapi disemua cabang.
»»  Baca Selanjutnya...

Sosialisasi PNPM-MP 2012


Pada Hari Selasa tanggal 14 Februari 2012 bertempat di Gedung KSPKP Tuban diselenggarakan Acara Sosialisasi PNPM Mandiri yang dihadiri Bupati H. Fathul Huda, Wakil Bupati Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si, Perwakilan SKPD, Camat dan Kades Se-Tuban.

Wakil Bupati dalam sambutan pembukaan acara ini menekankan tujuan dari PNPM Mandiri yaitu untuk membangun masyarakat di pedesaan, untuk mengentas kemiskinan yang ada di desa2 tersebut, untuk mengurangi angka pengangguran dan tujuan akhir adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat atau saudara2 kita yang masih kurang beruntung.

Pak Noor juga mengingatkan, camat sebagai pimpinan di tingkat kecamatan harus juga terus menerus meningkatkan peran serta dan  kinerjanya dalam ikut serta mensukseskan program PNPM Mandiri. Tidak lupa para kepala desa dengan peran sentralnya harus terus ditingkatkan supaya PNPM Mandiri dapat terus mencapai sasaran yang tepat di tengah2 masyarakat kita di pedesaan.

Bupati Tuban yang juga hadir setelah mengikuti acara Pembukaan Muscab GAPENSI meminta agar semua yang berkepentingn dapat memfokuskan pembangunan di pedesaan. selain membangun infrastruktur pedesaan juga Pada pengembangan perekonomian masyarakat pedesaan. Prinsip pembangunan Pemkab Tuban adalah dengan bottom up planing, yaitu merespon apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, untuk itu maka bupati membuka saluran komunikasi secara luas dan interaktif, antara lain dengan dialog jumát secara bergilir di desa, pengajian sabtu pagi di mushola pendopo dan melalui media komunikasi lainnya seperti Radio Pradya Swara, Majalah Akbar dan juga menampung aspirasi secara tertulis.
»»  Baca Selanjutnya...

Kunjungan Kerja Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf ke Tuban

Wakil Gubernur Jatim Drs. H. Saifullah Yusuf atau biasa di penggil Gus Ipul mengadakan kunjungan kerja di Kabupaten Tuban pada hari senin tanggal 13 Februari 2012, dimulai dengan pertemuan Gus Ipul dengan Bupati Tuban H. Fathul Huda dan Wakil Bupati Tuban Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si di rumah dinas Bupati kompleks Pendopo Krido Manunggal Tuban.

Kunjungan Kerja Wagub dilanjutkan dengan menjadi pembicara dalam Pendidikan Karakter  Siswa Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di SMA Negeri 1 Grabagan dan Launching SMP Negeri 2 Rengal sebagai Sekolah Tanggap Bencana, di dua acara tersebut beliau didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan dr. H. Tri Hadi Sanyoto, MM, Kepala Bagian Perekonomian, Administrasi Pembangunan dan Kesra Drs. Mahmudi, M.Si dan Kepala Bidang Ketenagakerjaan Disdikpora Tuban Didik Purwanto.

Dalam Sosialisasi di SMAN 1 Grabagan dengan gaya khasnya gus ipul bisa menyatu dengan audensi yang sebagian besar terdiri dari perwakilan siswa-siswi SMA Se-Kabupaten Tuban, Wagub menerangkan akan bahaya narkoba yang semakin mengancam,  saat ini narkoba sudah menjalar pada usia sekolah dan tidak hanya di perkotaan narkoba juga mulai masuk dipedesaan. Di sela-sela materi Gus ipul mengajak siswa untuk bernyanyi dan mengekspresikan diri mereka di hadapan peserta sosialisasi yang lain. Diharapkan sekitar 1000 siswa yang hadir dalam acara bisa menjadi penyebar kebiasaan baik ini dengan menjauhi narkoba dan dapat berprestasi sebaik mungkin. 

Sedang di SMPN 2 Rengel Wagub merasa sangat senang dan bangga melihat sekolah yang bersih, asri dan sangat memperhatikan lingkungan, dalam sambutannya Gus ipul juga sangat bangga terhadap siswa di SMPN 2 Rengel yang telah mendeklarasikan diri mereka menjadi Siswa yang tanggap terhadap bencana, sebagaimana diketahui Rengel sendiri termasuk daerah yang rawan akan bencana banjir. Kebiasaan menjaga lingkungan juga diharapkan dapat ditularkan kepada keluarga dan masyarakat sekitar karena dengan ulah tangan manusia bencana dapat terjadi dan dengan kesadaran bersama juga bencana dapat diminimalisir. Kegiatan yang di awali dengan simulasi bencana oleh siswa SMPN 2 Rengel ini diakhiri dengan Penanaman Pohon Oleh Gus Ipul.
»»  Baca Selanjutnya...